Puisi Tahajud Sunyi (Karya Ahmadun Yosi Herfanda) Kuketuk pintumu. Biarkan jemari kasihku mengusap gerai rambutmu. Kau pun membuka tabir jiwaku, hingga hatiku bisa leluasa mengeja alif-ba-ta cintamu (kata-kata mesra pun bermekaran lewat pintu jiwa kupetik bagai bunga hadiah untuk kekasihku kelak di sorga) Malam ini aku pasrah dalam renta entah Ahmadun Yosi Herfanda, Catatan di Pojok Taman) Ahmadun Yosi Herfanda adalah seorang jurnalis dan sastrawan yang banyak menulis puisi, cerpen, dan esai sastra. Cerpen Ahmadun berjudul Sebutir Kepala dan Seekor Kucing (2004) berhasil mendapatkan salah satu penghargaan dalam Sayembara Cerpen Kincir Emas 1988.

Sayaselalu merasa bahagia tiap kali membaca karya-karya siswa SMU, puisi maupun cerpen, yang dimuat di suplemen Kaki Langit Majalah Horison. Wildan Yatim, Bakdi Sumanto, A Rumadi, Sugiarta Sriwibawa, Ahmad Tohari, Ahmadun Yosi Herfanda, Pandir Kelana, Amal Hamzah, Prijo Basuki, Ajib Hamzah, Motinggo Boesye, Iman Budhi Santosa, Hidayat

KumpulanPuisi : 10 November, Selamat Pagi Indonesia Karya: Sapardi Djoko Damono, Monginsidi karya Subagio Sastrowardoyo, Sersan Nurcholis karya Subagio Sastrowardoyo, Nyayian Kemerdekaan Karya: Ahmadun Yosi Herfanda, Sajak Bagi Negaraku karya Kriapur. 10 November. Karya Toto Sudarto Bachtiar.
Puisi- Sembahyang Rumputan merupakan sajak yang ditulis oleh Ahmadun Yosi Herfanda. Ahmadun lahir di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada 17 Januari 1958 silam. Celia Siura Bercerita 100 - Bahaya Microplastik bagi Manusia. Ia dikenal sebagai jurnalis dan sastrawan tanah air yang banyak menulis sajak-sajak sosial-religius.
i80TZca.
  • dc71uuviz8.pages.dev/67
  • dc71uuviz8.pages.dev/413
  • dc71uuviz8.pages.dev/286
  • dc71uuviz8.pages.dev/1
  • dc71uuviz8.pages.dev/113
  • dc71uuviz8.pages.dev/436
  • dc71uuviz8.pages.dev/406
  • dc71uuviz8.pages.dev/328
  • puisi karya ahmadun yosi herfanda